Selasa, 22 Januari 2013

Seminar Muslimah "Cantik Luar Dalam dengan Jilbab Syar'i"


Assalamu'alaikum ukhti,

Hari Sabtu tanggal 19 Januari 2013 kemarin 2 orang akhwat LDK Al Arief mengikuti Seminar Muslimah "Cantik luar dalam dengan jilbab Syar'i" yang diadakan di STKIP Kusuma Negara Cijantung, Jakarta Timur. Acaranya berlangsung mulai dari pukul 08.00-12.00 wib. Kami telah mendaftar (mem-booking) via sms beberapa minggu sebelum acara tersebut berlangsung. Subhanallah sekali ya situasi dalam acaranya berjalan dengan baik dan didatangi oleh banyak peserta akhwat mulai dari SMA, Universitas, dan Umum.

Acara seminarnya dibagi menjadi dua sesi yaitu :
Sesi 1
oleh Ustadzah Ita Chabibah (Praktisi Dakwah Muslimah) dengan materi "Indahnya akhlaqmu, Syar'i Jilbabmu, Cantiknya dirimu"

Sesi 2 
Talk Show bersama Ibu Akane Yoshitake (Mualaf dari Jepang) dengan materi "Jilbab Pertamaku"

Selain itu, kami hanya perlu membayar tiket masuk sebesar 5000 rupiah dengan mendapatkan goodybag yang berisikan : Jilbab (bagi 50 orang pendatang pertama), Al-Qur'an, Notebook, Ballpoint, dan Snack

Mungkin bagi yang tidak tau dan berhalangan hadir dalam acara tersebut kami menyediakan beberapa point yang kami dapat catat dan sampaikan dalam acara Seminar tersebut yang bisa dikaji dan dibagi ilmunya :

Sesi 1 oleh Ustadzah Ita Chabibah (moto hidup : Bersemangat dengan Iqomadtuddin)

Perubahan Muslimah menjadi The Real Muslimah
Jilbab Syar'i antara Realita dan Seharusnya
"Janganlah berpaling dari Alloh"
"Pilihan itu ada antara Syurga atau Neraka, hanya jarak menuju Syurga sulit dan penuh perjuangan"

Syarat-syarat masuk Syurga Firdausy :

1. Memiliki kepribadian Mukmin
2. Khusyu di dalam Sholat
3. Selalu berpaling dari hal yang sia-sia (Al-Laghwu)
4. Menunaikan zakat
5. Menjaga kehormatan (salah satunya berhijab secara syar'i)
6. Menunaikan amanat dan menepati janji
7. Menjaga Sholat
(QS Al-Mukminun 1-11)

Sifat Hijab bagi Muslimah :

1. Menutupi seluruh bagian tubuh
2. Tidak berbentuk pakaian hias atau mengandung perhiasan seperti gambar-gambar, accessorries dan tulisan-tulisan
   Hadist Nabi : "Dan hendaklah kamu tetap di rumahmu dan janganlah kamu ber-tabarruj seperti orang-orang Jahiliyah pertama (QS Al Ahzab : 33)
3. Tebal tidak tembus pandang, sehingga tidak menampakan apa yang ada di balik pakaian tersebut.
4. Lebar dan Longgar
5. Tidak menyerupai pakaian laki-laki
   "Nabi SAW bersabda : Allah SWT melaknat laki-laki yang bergaya perempuan dan perempuan yang bergaya laki-laki" (HR Abu Daud dan Nasdi)
6. Tidak menyerupai pakaian wanita-wanita kafir
7. Tidak berwarna mencolok dan menarik perhatian (QS Al Ahzab : 33)
8. Tidak berparfum dan berwangi-wangian hendak melalui kaum pria


Gembok Komandegan (Penyebab belum mau berhijab secara Syar'i) :
Sebagai penghadang inovasi= penghambat pembaharuan


  • Tidak mungkin
  • Tidak bisa
  • Tidak Yakin
  • Belum berpengalaman
  • Pendidikan tidak cukup
  • Terlalu muda
  • Terlalu tua
  • Masa krisis
  • Apa bisa?
Perilaku minder berasal dari Syaitan dan media saat ini membuat kebenaran-kebenaran yang berasal dari hawa nafsu.

Sesi 2 Talksow bersama Ibu Akane

Ibu Akane adalah warga Negara asli Jepang yang sekarang menetap dan memiliki Suami asli warga Negara Indonesia. Pertemuannya dengan suaminya adalah saat masih kuliah di Australia. Ibu Akane bercerita mengenai awalnya dia mengenakan Jilbab di Negri Kangguru tersebut. Keluarga Ibu Akane tidak mempermasalahkan mengenai agama, karena kedua orang tuanya pun beragama yang berbeda-beda. Dia mengutarakan bahwa di Jepang tidak menetapkan agama apa yang berada di Negaranya. Awal masuk islam bermula dari beberapa kasus yang terjadi di Dunia mengenai Islam yang sering sekali di tuduh sebagai teroris Dunia. Karena rasa ingin tahunya, dia berteman dengan beberapa rekan yang beragama islam dan mengkaji kejadian-kejadian yang sedang terjadi di Dunia. 

Singkat kata Ibu Akane telah masuk agama islam, dia merasa aneh dan terus berfikir. Kenapa rekan-rekan agama Islam yang berada di Australia tidak mengunakan Jilbab? tapi hal itu tidak diambil pusing olehnya, bahkan ibu Akane menjadi orang pertama yang menggunakan jilbab di kelasnya. Alasan dia ingin menjadi mualaf karena kehidupan Australia yang terbilang bebas, para rekan-rekan Universitasnya banyak yang pergi ke club-club malam dan sebagainya, dia mulai merasa tidak nyaman dengan semua itu ditambah lagi nilai-nilai kuliahnya pun menurun akibat pergaulan yang seperti itu, dia merasa bahwa dia perlu agama untuk membimbingnya.

Ibu Akane berpesan, Indonesia adalah Negara Islam terbesar di Dunia dan seharusnya lebih mudah bagi seluruh Muslimah di Indonesia untuk menggunakan Jilbab secara Syar'i. Dan perjuangannya seharusnya lebih mudah dibandingkan dengan Negara lain seperti di Australia.

Sekian saja yang dapat kami sampaikan, Semoga bermanfaat






Jazakumullah :)



Syukron ukhtina Novitha :D

Novitha Fetriya Danasary
Pada tanggal 21 Desember 2012 kemarin, ukhtina Novitha Fetriya Danasary mengajak para akhwat LDK Al Arief dan sebagian akhwat-akhwat lainnya untuk makan malam bersama di Solaria, Setiabudi Building, Setiabudi, Jakarta.

Kabarnya, kami semua di traktir makan sepuasnya pada malam itu dalam rangka men-"traktir" ulang tahunnya yang ke 21 tahun. Karena belum ada waktu saat pas tanggal ulang tahunnya di bulan November, maka barulah terealisasikan saat-saat ini.

Tidak hanya makan malam saja, karena setelah perut semua sahabat-sahabatnya kenyang dengan makanan yang enak-enak, lanjut di "traktir" kembali untuk menonton film bioskop bersama (Film Habibie dan Ainun).

Film Habibie dan Ainun merupakan film yang teramat romantis dan penuh perjuangan. Tak ada satu pun dari kami yang saat itu dapat menahan tangis.

Walau terbilang sederhana acaranya, namun ukhuwah antara para akhwat dapat sangat terasa. Tidak lupa kami semua untuk ikut serta berfoto-foto bersama. Subhanallah ya, untung saja ada tukang fotonya jadi kami dapat adil berfoto karena semuanya ikut serta tanpa ada "diskriminasi" alias seseorang yang disuruh untuk mengabadikan gambar, hehe.

Malam itu, kami semua senang dan gembira atas kebaikan hati Novitha yang berbaik hati men-"traktir" kita semua.









Jazakumullah khoiron Katsiron :)